TransforMe

Program intensif bimbingan beasiswa untuk membantu meraih beasiswa S2/S3 ke luar negeri yang akan dibimbing langsung oleh para Trainers dari TransforMe.


Kamu akan belajar dengan grup selama setahun dengan pertemuan 1-2 kali di setiap akhir pekan.

Kamu akan mendapatkan materi meliputi:
• Scholarship Understanding & Growth Mindset (4 sessions)
• Strategic Essay Writing (3 one-on-one sessions)
• Written Feedback from Trainers
• Group Coaching & Individual Assessment (2 sessions)
• Essay Workshop per Scholarships (10 sessions)
• Webinars and Live Discussion on Zoom (10 sessions)
• Interview Mock-up Test (5 sessions)
• 20 Top Full-Covered Scholarship Providers (Self-Learning Videos)

Salah satu program intensif yang dihadirkan oleh TransforMe khusus untuk membahas bagaimana dan apa saja persiapan untuk mendaftar universitas dan beasiswa yang diinginkan. Kegiatan ini akan dijalani selama satu tahun dan berfokus pada kegiatan bimbingan untuk membantu meraih beasiswa S2/S3 ke luar negeri yang akan dibimbing langsung oleh para Trainer dari TransforMe dengan 1-2 kali pertemuan di setiap akhir pekan.

Clients' Profile

Syllabus

Accordion Tab Title 1

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Optio, neque qui velit. Magni dolorum quidem ipsam eligendi, totam, facilis laudantium cum accusamus ullam voluptatibus commodi numquam, error, est. Ea, consequatur.

Accordion Tab Title 2
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Optio, neque qui velit. Magni dolorum quidem ipsam eligendi, totam, facilis laudantium cum accusamus ullam voluptatibus commodi numquam, error, est. Ea, consequatur.
Accordion Tab Title 3
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Optio, neque qui velit. Magni dolorum quidem ipsam eligendi, totam, facilis laudantium cum accusamus ullam voluptatibus commodi numquam, error, est. Ea, consequatur.

Data menyebutkan bahwa serapan anggaran dana abadi LPDP hanyalah 0.01% dari total dana abadi yang kini mencapai Rp150 triliun. Bayangkan hanya 0.01% saja, what?!

Itu hanya LPDP, bagaimana dengan yang lain? Chevening? Fulbright? DAAD? StuNed? NZS? AAS?

Mengapa sesusah itu mendapatkan pendanaan kuliah melalui beasiswa padahal anggarannya sangat besar? Apa yang menjadi kendala terbesarnya?

Setelah diamati dan ditelisik lebih jauh, 2 faktor paling penting yang menyebabkan sulitnya penyerapan anggaran adalah dikarenakan: kurangnya akses informasi dan kurangnya persiapan pelamar dalam memenuhi persyaratan beasiswa yang cukup berat dan melelahkan.

Berangkat dari sinilah TransforMe hadir dengan program persiapan 1 tahun yang dikenal dengan SIGAP, kependekan dari Scholarship Incubator and Global Accelerator Programme.

Schedule

JADWAL SI
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolor
Click Here
JADWAL GAP
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolor
Click Here
JADWAL IELTS
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit dolor
Click Here
Previous slide
Next slide

Fasilitas Scholarship Incubator Programme

Di masyarakat, banyak celoteh “Dia kok lulusan luar negeri tapi kualitasnya gitu aja ya? Jauh-jauh sekolah ke US kok gak ada beda sama lulusan dalam negeri?”

Kalau kalian ikutan program SIGAP di TransforMe kami jamin celoteh itu gak pernah ada, kenapa? Karna pada sesi ini peserta akan diajak menyelami tujuan hidup yang lebih dalam, seperti: Apa visi dan tujuan dalam hidup? Kenapa harus lanjut sekolah lagi? Apa esensinya sekolah lanjutan (S2/S3) untuk bidang ilmu tersebut? Setelah lulus mau jadi apa?

Selain itu akan dibahas pula secara tuntas mengenai apa itu beasiswa dan berbagai jenis di dalamnya agar peserta bisa mengetahui, mengukur, dan memantaskan diri untuk melamar pada beasiswa apa yang sekiranya cocok.

Pada sesi ini, peserta akan dilakukan background check and individual profiling mengenai pendidikan, pekerjaan, kegiatan kepemimpinan (leadership skills), dan jejaring yang dimiliki pada masa lalu, masa kini, dan rencana di masa depan. Apa yang menjadi aspirasi ataupun kegelisahan peserta sehingga akhirnya memutuskan untuk melanjutkan studi.

Selain itu, nantinya di beberapa bulan setelah program berlangsung, peserta akan mendapatkan sesi group coaching yang sesuai dengan bidang profesinya untuk membahas tujuan yang dapat  dilakukan setelah menyelesaikan studi berkaitan dengan isu yang ada.

Sesi ini akan berfokus kepada materi mengenai bagaimana menulis essay yang baik mulai dari pencarian ide (brainstorming), membuat outline/kerangka essay, hingga apa saja yang mungkin akan tuliskan dalam essay masing-masing peserta. Dan setelahnya, peserta juga akan mendapatkan feedback mengenai essay yang telah ditulis dari para Trainer yang merupakan awardee dari scholarships ternama.

Mekanismenya:

  • Klien men-submit essay di dalam learning management system (LMS) TransforMe sebanyak max. 2000 kata.
  • Trainer menerima esai dan mengeceknya lalu memberikan masukkan tertulis (written feedback).
  • Trainer bersama klien menentukan waktu untuk Zoom call membahas written feedback yang dimaksud kepada klien.
  • Mengulangi proses di atas sampai dengan 3x.

Sesi ini akan membahas mengenai bagaimana teknik penulisan essay dari masing-masing scholarship yang ada. Peserta jadi bisa mengetahui bagaimana cara menulis essay yang sesuai dengan kriteria beasiswa yang mereka ingin lamar.

Peserta akan mendapatkan materi bagaimana mempersiapkan interview yang baik dengan berlatih menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai topik tertentu. Sesi ini terdiri dari:

  • 1x Workshop mengenai Scholarship Interview
  • 2x Sesi Group Coaching
  • 2x Sesi One-on-one Mock up Interview

Peserta akan mendapatkan akses kelas berupa webinar dan live discussions melalui zoom yang diadakan oleh TransforMe selama satu tahun program berjalan.

Peserta akan mendapatkan akses untuk belajar secara mandiri dengan melihat video terkait 20 top beasiswa di sistem pembelajaran TransforMe.

Sudah ratusan bahkan hampir mencapai ribuan peserta yang sudah membuktikan bagaimana rasanya terbantu dengan adanya program Scholarship Incubator ini untuk pendaftaran beasiswa dan universitas luar negeri.

Sekarang giliran kamu membuktikannya!